Hal Penting Selama Proses Buat Disinfektan yang Perlu Diperhatikan

Hal-Penting-Selama-Proses-Disinfektan-yang-Perlu-Anda-Perhatikan
Foto dari Canva

Pandemi virus corona memang sudah terkendali, tetapi Anda tidak boleh mengurangi kehati-hatian terhadap penularan virus ini. Pasalnya, mutasi virus corona masih terjadi dan tetap berpeluang menularkan penyakit pada Anda dan keluarga. Meskipun Anda sudah bebas beraktivitas di luar rumah, tetapi usahakan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Jangan lupa untuk mencari informasi proses buat disinfektan mandiri di rumah demi menjaga kebersihan lingkungan lebih baik.

Ketahui Pedoman Penting Proses Buat Disinfektan

Anda bisa membeli produk disinfektan di luar sana, tapi tidak ada salahnya untuk membuat produk disinfektan di rumah sendiri. Selain bisa menghemat pengeluaran, Anda juga bisa memakai alat dan bahan sederhana dalam proses buat disinfektan. Berikut pedoman penting dalam membuat dan membersihkan lingkungan rumah dengan disinfektan sendiri yaitu :

Read More

1. Perhatikan cara membuat satu liter disinfektan

Anda hanya perlu membuat cairan disinfektan dengan bahan air  bersih, cairan pemutih pakaian, botol kaca dengan tutup, botol semprot plastik, gelas ukur, sarung tangan karet, lap bersih, dan masker N95. Tinggal tuangkan cairan pemutih ke dalam botol kaca, lalu tambahkan air bersih dan tutup botol tersebut.

Kocok secara perlahan agar campuran cairan disinfektan bisa lebih optimal, lalu bisa dituangkan pada botol semprot yang lebih kecil dan bisa mulai digunakan untuk membersihkan permukaan benda di rumah.

2. Pastikan keselamatan saat pembuatan disinfektan

Selain memakai sarung tangan dan masker N95, Anda juga harus memastikan proses pembuatan berlangsung di tempat yang terbuka. Setidaknya jendela atau pintu rumah Anda harus terbuka agar ada udara di dalam ruangan tersebut.

3. Hindari mencampurkan bahan pemutih dengan bahan berbahaya

Selama proses pembuatan disinfektan, usahakan untuk tidak mencampurkan bahan pemutih dengan bahan berbahaya di rumah. Cairan pemutih pakaian tidak boleh tercampur dengan amonia, senyawa asam dan alkohol sebab bisa menyebabkan Anda mengalami kondisi yang berbahaya, misalnya sesak napas, pneumonia, nyeri dada, muntah, kepala pusing, hilang kesadaran, bahkan kematian.

4. Semprotkan pada permukaan benda yang rentan terkena tangan manusia

Tangan manusia merupakan salah satu bagian tubuh yang mengandung banyak kuman penyebab penyakit. Mulai bersihkan tempat yang rentan terpapar tangan manusia, misalnya meja kerja, saklar, gagang pintu, keyboard laptop, dan lain-lain.

5. Hal yang harus dihindari selama proses membersihkan lingkungan dengan disinfektan

Selain memastikan tangan Anda tidak langsung terpapar dengan cairan disinfektan secara langsung, pastikan Anda melakukan upaya pembersihan dengan optimal. Bila permukaan benda terlalu kotor, terlihat ada jamur atau lumut, bisa Anda bersihkan dengan air sabun lebih dulu. Anda baru bisa menyemprotkan cairan disinfektan ke benda yang sudah dibersihkan dengan air panas atau air sabun, lalu lap memakai kain kering yang  bersih.

Hal yang harus dihindari selama proses membersihkan lingkungan dengan disinfektan yang wajib Anda terapkan antara lain tidak boleh menyemprotkan pada makhluk hidup, melakukan proses disinfeksi seminggu sekali saja, simpan disinfektan di tempat yang tidak terkena sinar matahari, jauhkan dari jangkauan anak-anak agar tidak tertelan atau terhirup, kemudian buang peralatan kebersihan sekali pakai yang sudah digunakan ke tempat sampah.

Kini Anda tahu bagaimana proses disinfektan yang benar guna menjaga kebersihan lingkungan lebih baik. Selain itu, proses disinfeksi yang baik bisa mencegah risiko cairan disinfektan buatan Anda mengenai tangan atau bagian tubuh yang lain. Yuk, coba proses buat disinfektan mandiri di rumah memakai bahan dan alat sederhana yang bisa menjaga kesehatan Anda dan keluarga!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.