Kegigihan Abah Sardi Dalam Menjual Koran di Usianya yang Sudah Sepuh

  • Whatsapp
Kegigihan-Abah-Sardi-Dalam-Menjual-Koran-di-Usianya-yang-Sudah-Sepuh
Sumber: https://www.instagram.com/p/B_zkaGrJuC2/

Saat ini, ada berbagai jenis usaha yang bisa dilakoni. Ada usaha kuliner, properti, fashion, perabotan rumah tangga, hewan ternak, dan masih banyak lagi. Dengan melakoni bisnis, kita bisa mendapatkan pendapatan yang tidak terhingga. Untuk itu, tidak sedikit yang menjadikan bisnis sebagai sumber penghasilan tambahan.

Bapak Sardi pun menginginkan hal yang demikian. Namun, karena usianya yang sudah tidak muda lagi, ia hanya bisa berjualan koran keliling. Berbekal sepeda tuanya, ia begitu gigih menawarkan koran pada siapa saja yang ia lewati. Jika tawarannya ditolak, Abah Sardi tetap tersenyum dan melanjutkan perjalanannya untuk mencari pembeli lain.

Read More

Sosok Abah Sardi

Tahun ini, usia Abah Sardi menginjak 69 tahun. Orang-orang yang seusia dengan Abah Sardi umumnya sudah tidak mampu lagi untuk melakukan aktivitas berat, apalagi jika harus pergi ke luar rumah. Namun, Abah Sardi tetap bersyukur karena Tuhan masih menganugerahkan tubuh yang sehat serta semangat yang membara untuk tetap bertahan hidup di tengah-tengah kesulitan yang melanda.

Untuk menjemput rezeki, Abah sardi biasa berkeliling dari rumahnya di Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, sampai Jatinegara. Ia berjualan koran mulai pagi hingga terbenamnya matahari. Namun, jika korannya sudah habis, ia bisa pulang lebih awal. Saat korannya habis terjual, ia amat bersyukur karena perutnya bisa terisi. Sebaliknya, ia akan merasa sedih jika masih ada beberapa lembar koran yang bertengger di sepedanya.

Masyarakat saat ini terbilang jarang membaca koran. Pasalnya, media digital kini mendominasi wadah informasi, sehingga kekhawatiran sangat maklum terjadi pada sosok seperti Abah Sardi. Untuk itu, tidak sedikit yang merasa iba dan membeli koran Abah Sardi. Abah Sardi tentu saja akan sangat bersyukur jika masih ada yang mau membeli dagangannya tersebut.

Kebaikan untuk Abah Sardi

Sepeda yang ia kayuh mengelilingi Cawang dan Jatinegara merupakan bukti bahwa sosok tersebut merupakan seorang pekerja keras. Di sisi lain, Abah Sardi juga merupakan sosok yang gemar melakukan kebaikan. Sesekali, ia menyisihkan penghasilannya untuk disedekahkan pada orang yang membutuhkan. Dalam keterbatasannya ini, Abah Sardi bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa bersyukur dan melakukan hal-hal baik.

Untuk #AwaliDenganKebaikan seperti yang dilakukan Abah Sardi, kita bisa memulainya dengan menggunakan produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus. Layanan asuransi ini bisa memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan yang maksimal, ringan, adil, dan fleksibel untuk orang-orang terkasih di sekitar kita. Kita bisa memberikan proteksi kesehatan di masa depan berupa biaya pengobatan, penyakit kritis, rawat inap rumah sakit, dan lain-lain.

Selain itu, asuransi Syariah Indonesia Allianz juga meluncurkan fitur wakaf. Fitur yang satu ini bertujuan untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan. Dananya didapatkan dari dana musibah yang kita sisihkan, kemudian dikelola oleh program sosial dan disalurkan kepada peserta asuransi lain yang lebih membutuhkan. Dengan adanya manfaat ini, ada juga kejutan kebaikan lainnya yang berguna bagi orang banyak.

Perjuangan Abah Sardi untuk mempertahankan hidup dan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya sangat menginspirasi kita semua, khususnya untuk generasi muda. Untuk itu, mulailah lakukan kebaikan sekecil apa pun itu. Dengan menebarkan kebaikan, sosok seperti Abah Sardi bisa mendapatkan manfaat kebaikan berlimpah dari Allianz berupa paket umroh gratis. Oleh karena itu, lakukan hal-hal baik mulai dari sekarang!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *